Perokok di Jepang mungkin harus terbiasa naik turun tangga. (Foto: Getty Images)
Menanggapinya perlahan tapi pasti pemerintah setempat memberlakukan kawasan tanpa rokok di beberapa tempat publik. Yang terbaru dilaporkan oleh Japan Today pada Rabu (4/4/2018) bahwa Balai Kota Ikoma menerapkan larangan perokok menggunakan lift.
Baca juga: Pulsa Murah Aman Terpercaya
|
Papan pemberitahuan menyebut bahwa perokok hanya bisa naik lift bila sedang tidak merokok selama 45 menit terakhir. Tujuannya agar benar-benar bersih dari residu bahan berbahaya rokok.
"Setelah merokok Anda harus keluar cari angin dan mengambil napas dalam-dalam sebelum kembali ke dalam," tulis papan tersebut.
Tidak diketahui pasti pinalti apa yang akan dihadapi pelanggar peraturan. Tahun lalu kota Ikoma sendiri memberlakukan denda sekitar Rp 2,5 juta bagi mereka yang merokok tidak pada tempatnya.
Ada kemungkinan aturan serupa seperti di Balai Kota Ikoma diterapkan juga di tempat lain.
Usaha untuk mengendalikan konsumsi rokok ini tidak hanya dilakukan pemerintah tapi juga swasta. Perusahaan bernama Piala misalnya memberikan 6 hari libur tambahan bagi pegawainya yang tidak merokok. Keputusan ini diambil setelah adanya protes dari para pegawai non-perokok yang merasa perokok memiliki jam kerja lebih sedikit namun mendapat hak gaji dan libur sama.
"Para perokok bisa menghabiskan 15 menit untuk merokok satu batang, dan dalam sehari bisa merokok hingga 6 sampai 10 batang. Namun mereka masuk dan pulang kerja di jam yang sama dengan pegawai yang tidak merokok, sehingga jam kerja mereka lebih sedikit," cerita Takao Asuka, salah satu petinggi perusahaan Piala.
Baca juga: Pulsa Murah Aman Terpercaya
0 Response to "Jepang Mulai Larang Perokok Pakai Lift Sehabis Merokok"
Posting Komentar